Wisata Kutai Kartanegara

Danau Semayang Dan Danau Melintang

Danau Semayang dan Danau Melintang terletak tidak jauh dari Kota Bangun. Dua Danau ini akan menyatu saat arus air Sungai Mahakam turun. Tapi saat air Sungai Mahakam naik di waktu malam hari, dua danau ini terpisah.
Danau Semayang berada di sebelah kiri dan Danau Melintang disebelah kanan.

Didua danau ini wisatawan dapat menikmati pemandangan hamparan air sungai yang tenang dan juga kicauan burung. Keindahan alam ini mencapai puncaknya pada saat matahari terbit dan matahari terbenam. Seolah- olah matahari terbit dan tenggelam ditengah rimba Pulau Kalimantan. Didua danau ini juga terdapat spesies ikan pesut yaitu lumba-lumba air tawar yang sangat jarang dijumpai.

Selain sebagai kawasan wisata alam, Danau Semayang dan Danau Melintang juga dijadikan sumber mata pencaharian bagi penduduk Desa Semayang Kenohan dan Desa Pela.

Danau semayang wilayahnya dikelilingi oleh sungai dam danau, dan disekitar sungai tersebut terdapat rumah2 panggung warga yg terbuat dr kayu….. biasanya pd musim kemarau tanahnya kering dan pecah2, danau yg tadinya luas di penuhi dgn air menjadi kering dan gersang. tapi bila pada musim penghujan telah tiba, danau berubah menjadi lautn yang sangat luas. bahkan sampai kerumah warga

Danau Melintang itu luas, kayak laut juga dan di sana ada beberapa desa terapung yang berdiri diatas tiang maupun dirakit-rakit. salah satunya adalah Desa Melintang
Desa Melintang, sebuah desa indah di tepi Danau Melintang, yang berada di Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Mata pencaharian penduduknya adalah nelayan, dengan mencari ikan di danau, dan rawa-rawa serta sungai di sekitarnya
Desa Muara Enggelam, masih di kawasan yang sama tapi lokasinya ada di seberang danau, desa ini keunikannya ya rumah penduduknya itu sebagian besar diatas rakit

Pantai Tanah Merah

Objek Wisata Pantai adalah Pantai Tanah Merah Samboja yang terletak di Tanjung Harapan, Samboja, 14 KM dari persimpangan Jalan Raya Balikpapan – Samarinda (KM 50) dan berjarak 127 KM dari Tenggarong dengan luas kurang lebih 8 ha.

Pantai ini berpasir putih ditumbuhi pohon cemara yang tumbuh lebat memperindah pesisir pantai. Merupakan tempat yang sangat cocok untuk berekreasi atau berkemah sambil berburu kepiting dan memancing ikan. Tempat ini dapat dicapai dengan menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat.

Taman Anggrek Sendawar

Lokasi Taman Anggrek Sendawar berada dalam kawasan Waduk Panji Sukarame dan terletak di belakang Waduk dengn luas ± 2 ha. Taman Anggrek ini mempunyai ± 43 koleksi Anggrek yang dikumpulkan dari berbagai daerah kecamatan. Dibukanya objek wisata ini adalah untuk melestarikan kekayaan flora khas yang ada di Kalimantan. Biasanya tempat ini dikunjungi oleh pengunjung pada hari sabtu dan minggu.

Muara Kaman

Kecamatan Muara Kaman berjarak 89 Km dari Kota Tenggarong. Dapat dikunjungi melalui kendaraan darat ataupun sungai. Daerah ini terkenal dengan sejarah perjuangan kemerdekaan yang berupa tugu peringatan. Serta adanya peninggalan sejarah berupa Lesong Batu, Sumur Berani, Stupa, Benteng dan benda cagar budaya kerajaan yang lain.
Daerah ini juga diyakini sebagai daerah asal muasal berdirinya Kerajaan Kutai Martapura yang didirikan oleh Maharaja Mulawarman. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah yang berasal dari Kerajaan Hindu tertua di indonesia ini.

Sanga-Sanga

Berjarak 64 Km dari Kota Tenggarong. Di kecamatan ini terkenal dengan peninggalan sejarah dan peristiwa bersejarah yang dikenal sebagai Peristiwa Merah Putih yang diperingati pada tanggal 27 Januari setiap tahunnya. Adapun peninggalan sejarah yang terkenal di daerah ini adalah peninggalan Belanda, Jepang, Tugu Merah Putih, Monumen Perjuangan, Taman Makam Pahlawan, dan Sumur Minyak Tua

Planetarium Jagat Raya

Planetarium Jagad Raya terletak di Jalan Pangeran Diponegoro, di sebelah kiri bangunan Museum Mulawarman dan dibangun pada tahun 2002 dan diresmikan pada tanggal 16 April 2003

Tempat ini merupakan sarana wisata ilmu pengetehuan untuk menikmati keindahan alam semesta berupa bintang-bintang, planet dan segala sesuatu di angkasa luar. Planetarium Angkatan laut di surabaya yang berfungsi sebagai sarana pendidikan astronomi bagi publik. Planetarium ini merupakan tempat Teater Bintang atau teater alam, karena dapat memperlihatkan isi alam semesta serta susunannya.
Alat peraga yang digunakan berupa Proyektor Skymaster ZKP 3 buatan perusahaan Carl Zeiss Jerman, dengan tinggi maksimum 2750 mm dan berat mencapai 250 kg, lensa yang dimilikinya adalah 100 lensa. Memproyeksikan gambar matahari, bulan, komet, meteor, bintang, rasi, galaksi dan lain-lain. Selain proyektor utama, pada Skymaster ZKP 3 juga terdapat pendukung lainnya berupa proyektor effect dan 8 buah proyektor slide yang berfungsi untuk memproyeksikan gambar.

Ruang yang di gunakan sebagai ruang peragaan memuat 92 kursi yang ditempatkan melingkari proyektor dan saat pertunjukan dimulai, ruangan tertutup rapat sehingga tidak ada cahaya yang masuk dan sirkulasi udara di atur dengan pendingin ruangan.

Wisata Hutan Raya Bukit Soeharto

Terletak di KM.45 Jalan Raya Balikpapan Samarinda dan berjarak 62 KM dari Tenggarong dengan luas hutan ± 70.000 ha.
Area ini dijadikan lokasi wana riset oleh Kanwil Kehutanan dan Perkebunan Propinsi Kalimantan Timur dan Universitas Mulawarman guna pelestarian hutan, pembibitan sejenis pohon langka dan penangkaran orang hutan. Lokasi ini cocok untuk perkemahan dan lintas alam.
Untuk masuk ke lokasi ini, harus menghubungi petugas yang ada di wana risert tersebut.

Desa Pondok Labu

Desa Pondok Labu, merupakan pemukiman Suku Dayak Benuaq, menyimpan berbagai budaya tradisional yang masih dipegang teguh masyarakatnya. Seperti Upacara Pengobatan Tradisional Belian, Upacara Ngungu Tahun untuk kesuburan pertanian maupun Upacara Belontang, yaitu penyembelihan kerbau yang dipersembahkan kepada kepercayaan mereka.

Desa Lekak Kidau

Wisata Desa Budaya yang diandalkan adalah Desa Lekaq Kidau yang terletak di pinggir Sungai Mahakam, Desa ibni merupakan Pemukiman Desa Suku Dayak Kenyah yang memiliki tradisi dan budaya yang masih asli seperti tarian dam upacara adat serta kerajinan manik. Di Desa ini masih dapat dijumpai beberapa orang yang masih mempunyai telinga panjang

Kembali ke Wisata Kalimantan Timur

One Response to “Wisata Kutai Kartanegara”

  1. Baqi Pradana Says:

    ijin ambil gambarnya ya mas…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: